PINGKI HANDAYANI_IAIN SURAKARTA
NAMA : PINGKI HANDAYANI
NIM : 175231138
KELAS : PERBANKAN SYARIAH ( 1D )
penulis : Prof. Dr. Muhaimin, M.A.
Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag.
Dr. Jusuf Mudzakkir, M.Si.
Penerbit : KENCANA
Tahun terbit : 2005
Kota terbit : Jakarta
STUDI ISLAM
Belajar tentang Studi Islam untuk memahami dan melaksanakannya pada kehidupan sehari-hari dan dapat menerapkannya dengan baik dan benar. Studi islam yang menekankan pada kelemahan dan kekurangan agama Islam dalam praktik pengamalan kehidupan sehari-hari. Agama Islam bersumber dari Al-Qur’an dan Hadist. Objek Studi Islam dalam menghadapi perkembangan zaman dapat di lakukan dengan melakukan pendekatan-pendekatan objektif dan rasional dan akhirmya meninggalkan pendekatan subjektif doktriner sehingga dapat menjawab tantangan kehidupan dunia dan budaya modern. Arah studi Islam mempelajari tentang apa sebenarnya Agama Islam itu sendiri dalam kaitannya kehidupan budaya manusia, serta kedudukannya dengan agama-agama lainnya.
Studi Islam di gunakan untuk mempelajari pokok-pokok isi ajaran agama islam yang asli, dan bagaimana jawaban pertumbuhan dan perkembangan budaya dan peradaban Islam. Agama Islam berasal dari fitrah manusia, yang dimana terdapat Pendekatan dan metode dalam Studi Islam dengan menggunakan pendeketan historis: menyelesaikan suatu permasalahan dari sejarah atau kejadian masa lalu. Pendekatan filosofis: dari sudut filsafat, metode analisis spekulatif. Pendekatan ilmiah: dengan menggunakan metode ilmiah. Terakhir pendekatan doktriner: Sebagai objek studi yang di yakini sebagai sesuatu yang suci dan merupakan hukum yang berasal dari sang Ilahi. Studi Islam juga menggunakan dengan metode-metode seperti: Metode Diakronis, Metode Sinkronis-Analitis,Metode Problem solving, Metode Empiris, Metode Deduktif dan Metode Induktif.
Agama mempunyai tahapan sebagai berikut: 1. Tahap tologis. Dimana tahap ini merupakan tahap awal perkembanagan agama di masyrakat. 2. Tahap Metafisik. Adanya pemikiran manusia. Tahap metafisik di sebut dengan tahap abstrak budaya masyrakat, karena manusia sudah berfikir yang nyata, sehingga hakikat ontonologi dari hasil abstrak manuisa. Dengan ontonologinya manusia mencari dan menemukan sebab yang menjadi sumber sekaligus tujuan yang ada. 3. Tahap positif. Pada tahap ini manusia sekarang tidak lagi berkaitan dengan hal abstrak, melainkan melalui dengan gejala yang dapat di terangkan dan di cari melalui observasi secara gambaran. Tahap ini manusia mencari kepastian dan kejelasan dapat di buktikan secara nyata.
Posisi dan fungsi agama dalam budaya dan abad modern: Dengan ilmu pengatahuan dan tekhonologi yang canggih sudah mengabaikan agama. Agama sudah tidak berfungsi sebagai peran dalam segala sesuatau karena adanya kehidupan soisial sekuler yang memberikan kebebasan bukan pada ukurannya. Di dalam Agama nilai-nilai menyeluruh dapat memberikan jawaban tentang tujuan hidup manusia di dunia ini dan di akhirat, yang dapat menjadi penegendali,pengarah serta pengawasa. Islam itu di yakini oleh semua umat islam sebagai Akidahnya, nama Islam itu pemberian dari Allah SWT agama Islam itu di bawa oleh nabi Muhammad SAW. Agama islam untuk seluruh umat manusia bukan untuk tertentu karena nabi diutus bagi semua manusia di bumi ini.
Metodologi penafsiran Al-Qur’an. Tafsir berarti penjelasan,keterangan. Ilmu tafsir adalah ilmu bagaimana mengucapkan lafal-lafal Al-Qur’an dan mengerti hukum dengan baik serta makna yang tertuang dalam ayat suci Al-Qur’an. Fumgsi tafsir yaitu untuk menjelaskan makna menganai perintah ,larangan dan petunjuk Allah mengenai Keyakinan,ibadah dan keyakinan. Pengertian ijtihad. Kata ijtihad beararti kuat dan sanggup. Jadi ijtihad adalah sanggup dan kuat untuk memperoleh apa yang dituju ingin di capai. Metode ijtihad menggunakan metode ma’quli yang di gunakan Rasulullah dalam mendapat wahyu. Itu salah satu dari definisi ulama ushul. Sedangkan persamaanya salah satunya yaitu objek ijtihad adanya hukum taklify pada amal ibadah seorang Hamba Allah. Umat islam di sarankan berijtihad pada hukum syariah dengan syarat dan kriteria menjadi mujtahid. Tidak semua ijtihad sebagai perubahan bagi ijtihad.
Istinbath hukum islam terdapat tiga macam yaitu metode bayani yang berarti memecahkan masalah langsung dari Al-Qur’an dan as-sunnah. Metode qiyasi yaitu berdasarkan persamaan illat. Ketiga metode istishlali yaitu berdasarkan pertimbangan kemaslahatan yang di ambil dari prinsip-prinsip dua sumber. Penyebab yang menimbulkan perbedaan hasil ijtihad: 1. Lafal.2. Adanya ayat-ayat yang bertentangan. 3. Perbedaan nash bersifat ta’abbudi atau ta’aqquli.4. Asumsi tentang suatu nash.
Studi Sejarah Islam. Sejarah berarti keadaan atau peristiwa yang terjadi di masa lalu. Benar-benar terjadi pada diri individu atau masyarakat di kenyataan dunia. Sejarah dari rekaman peristiwa atau kejadian masa dahulu setiap masing-masing masyarakat dalam bidang politik,sosial ekonomi maupun budaya dan agama. Sejarah suatu nalar yang kritis dan usaha untuk mencari kebenaran. Dalam mempelajari dan menelaah sejarah islam yang termuat dalam buku sejarah harus tahu apa tujuan penulisan,siapa yang menuliskan dan kapan yang ia tuliskan. Periode sejarah islam terdapat perbedaan pandangan tentang kapan di mulainya sejarah islam yang telah berlangsung selama lebih dari empat belas abad. Pihak satu menyatakan sejarah islam itu di mulai dari Nabi Muhammad saw di angkat sebagi rasul. Pihak kedua menyatakan sejarah islam di mulai sadanya negara Madinah yang di pimpin oleh Nabi Muhammad saw. Adanya perbedaan dari kedua belah pihak terdpat faktor, karena perbedaan tinjauan unit sejarah. Perbedaan akan tergambar pada pembagian periodesasi sejarah(kebudayaan) islam terutama awalnya sejarah islam pada periode pertama atau di sebut periode klasik bahkan di sebut juga periode praklasik.
Studi keyakinan dan sikap : Akidah yaitu keyakinan atau sebuah kepercayaan yang termuat di dalam hati seorang manusia dan di jadikan sebagai keyakinan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Akidah itu sama dengan kata iman dan teologi jika akidah itu telah menjadi suatu ilmu tersendiri. Sedangkan akhlak yaitu sikap atau perilaku tentang bagaimana cara berperilku yang baik dan menurut ajaran agama. Pencapaian akidah dan akhlak dengan cara doktrin Asalnya dari wahyu Ilahi yang di sampaikan melalui rasul yang tertuang dalam kitab suci Al-Qur’an. Yang kedua melalui hikmah, dimana Tuhan memberikan kecerdasan berpikir manusia utuk mempercayai adanya Tuhan. Ketiga metode ilmiah. Keempat menggunakan metode irfani’ah. Prinsip Akidah dan Akhlak itu di dasarkan atas tauhid yakni mengesakan Allah dari segala apapun,percaya bahwa Allah itu adalah pencipta seluruh alam semesta. Akidah itu di ajarkan seterusnya sampai akhir hayat dan mengajarkan pada orang lain.
Ibadah dan Syariah: Syariah berarti jalan yang lurus. Syariah kemudian di lanjutka menjadi Hukum Islam karena sumbernya dari Allah SWT. Sedangkan Ibadah berarti hamba,hamba tuhan yang menyembah dan taat pada sang pencipta. Bentuk-bentuk Ibadah dan Syariah: 1. Ibadah seorang yaitu ibadah yang di lakukan secara sendiri tanpa melibatkan orang lain. 2. Ibadah Anatar seorang yaitu ibadah yang di lakukan seseorang sebagai melalui atau bersangkutan dengan seseorang yang juga hamba Allah. 3. Ibadah sosial yaitu individu dengan pihak lain melakukan kegiatan untuk beribadah dan amal shalih yang atas niat yang baik dengan tujuan mengharapkan ridha dari Allah, dari semua ibadah yang di lakukna itu semua bertujuan untuk mencapai ridhanya Allah SWT. Dalam beribadah di ataskan prinsip bertauhid, di lakukan dengan sadar tanpa melalui orang lain, di gunakan dengan menggunakan akal sehat,Ibadah itu juga menyempurnakan keimanan pada diri kita masing-masing dst.
Asas Syariah dan Ibadah dalam Islam: Pertama, dengan cara menghilangkan semua kesulitan pada mukalaf yang tak mungkin melakukan kecuali dengan batas kemampuan dari seorang manusia dan tak mungkin di luar batas kemampuan seorang hamba Allah. Kedua, meringkan beban yang di lakukan dengan menghilangkan taklif apabila seorang mukalaf tidak mampu mengerjakannya. Ketiga, dilakukan secara bertahap dalam memberikan hukum.. Keempat, Hukum islam sejalan dengan kemaslahatan umat Islam. Kelima yaitu Hukum islam itu adanaya keadilan. Tujuan dari Syariah dan Ibadah yaitu mengkuatkan jiwa,menguatkan iman, akal pikiran,keturunan dan kehormatan dan harta benda. Keunika syariah dalam islam yaitu mengandung keseimbangan, hukum kausalitas, hukum islam mengikuti proposional, prioritas, ketergantungan, dan emansipasi.
Studi Filsafat dalam Islam, filsafat itu berati cinta kepada kebijaksanaan. Manusia itu berpikir dengan menggunakan akal pikiran dan selain untuk menggunakan akal di dorong untuk berfilsafat. Ilmu, filsafat,dan agama sebagai perbandingan terdapat persamaan dan perbedaan dari ketiganya yaitu: a.) Persamaanya: Bertujuan hal yang sama, kebenaran agama dan watak, menjawab persoalan tentang apa yang di pertanyakan. b.) Perbedaanya yaitu Agama bersumber dari Allah, sedangkan ilmu,filsafat berasal dari akal manusia. Masuknya filsafat ,kontak tidak sengaja, kegiatan terjemahan,pengaruh filsafat yunani.
Budaya islam dan ciri-cirinya. Agama islam itu agama samawi, agama islam mendorong pemeluknya untuk menciptakan kebudayaan. Kebudayaan di bagi menjadi dua bagian yaitu kebudayaan yang islam dan kebudayaan yang tidak islami. Persaudaraan(ukhuwah) dalam islam adalah persamaan antara hamab Allah. Ukhuwah ada 4 macam yaitu: 1.) Ukhuwah dari seluruh makhluk itu bersaudara yang memliki kesamaan. 2.) Ukhuwah yaitu bersumber dari ayah ibu yang satu. 3.) Ukhuwah yang berati sama dalam hala bersaudar sma keturuanan dan kebangsaan yang sama.

Komentar
Posting Komentar