Esai Msi Iain surakarta
NAMA : PINGKI HANDAYANI
NIM : 175231138
KELAS : PERBANKAN SYARIAH (2 D)
MATA KULIAH : METODOLOGI STUDI ISLAM
KAJIAN ILMU TAFSIR ”SHAHIH MUSLIM” TENTANG BERPUASA 1 HARI ATAU 2 HARI SEBELUM PUASA RAMADHAN TIDAK DI PERBOLEHKAN.
Di dalam buku tafsir ini sang penulis menyampaikan, bahwa tafsir tersebut di terbitkan untuk memberi pengetahuan dan memberikan manfaat bagi para pembaca dalam kegiatan sehari-hari. Terutama dalam hal yang berkaitan dengan hal fiqih. Di dalam bab ini menjelaskan kepada para pembaca untuk selalu mengerti dan memhamai serta mengamalkan ajaran fiqih ini dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu Tafsir dari Imam muslim ini yang merupakan salah satu bukti bahwa imam muslim merupakan tokoh islam yang berhasil menghimpun hadist-hadist Rasulullah SAW. Seorang pembaca dapat di harapkan untuk memberikan dampak positif kepada mahasiswa atau pembaca, santri maupun santriwati. Seabagi juga orang muslim harus mengetahui dan mengenali apa yang rasulullah lakukan, yang membawa jalan yang baik bagi umat islam yang ada di dunia maupun di akhira nanti. Sesuai dengan aturan dan ketenuan dari sang Maha pencipta yaitu Allah SWT.
Tafsir ini memberikan pengantar pembelajaran dalam mempelajari tafsir-tafsir sesudahnya. Tafsir dari imam muslim ini terdiri dari beberapa jilid yang saya kaji ini salah satunya jilid pertama. Kitab tafsir ini dari sang penulis menuliskan dengan tulisan huruf arab dan di sejajarkan para ulama atas shahihnya dan hadis-hadis yang di riwiyatkan oleh salah satunya imam muslim ini. Kitab tafsir ini menjelaskan sesuai dengan bab-bab dan sub/pokok pembahasanya. Banyak sekali mulanya seseorang meragukan akan hadis hadis ini padahal hadis ini berasal dari Rasulullah SAW. Jika semua mengingkari akan keberadaan hadis-hadis ini padahal sebenarnya hadis ini benar nyata dari Rasulullah SAW jika masih diragukan padahal ilmu fiqih itu juga dari rasul lalu bagaimana seseorang bisa mengerjakan taharah dan dapat mengerjakan salat, zakat,berbakti pada orang tua, silahturahmi, ilmu kepada sesama muslim dan lain sebagianya, jadi semua itu kembali pada Al-Qur’an dan As-sunnah.Sebenarnya fungsi dari Al-Qur’an sendiri yaitu sebagai pedoman dan petunjuk bagi semua umat manusia di dunia ini anpa terkecuali.
Sang penulis menjelaskan di sisi lain yaitu untuk selalu memahami apa penjelasan dari bab-bab yang ada di kitab tafsir ini. Di sertai hadis hadis yang ada di dalamnya. Di dalam kita asli ini di gambarkan dengan betapa banyaknya bab-bab yang ada di dalam kiab ini khususnya di jilid pertama yang di tulis oleh imam muslim. Sang penulis menuliskan tentang fiqih yng di susun berdasarkan atas hadis. Di dalam mempelajari kitab ini di harapkan semoga memberikan manfaat untuk semua pembaca khususnya para muslim dalam menjalani kegiatan seharian kegiatan ibadah untuk selalu bertasawuf pada sang khalik( pencipta) sesuai denga ajaran agama islam yang baik dan benar.
Kitab tafsir yang di tulis oleh imam muslim mempunyai ciri khusus atau karakteristik yang berbeda dengan kitab-kitab tafsir yang lainya, seperti kitab ini bercover warna hijau tua terdapat motif di depan cover ini seperti motif bunga dan terdapat tulisan kaligrafi yang sangat indah dan bagus dengan di baca shahih muslim. dan di bawahnya terdapat tulisan yang jika di baca berbunyi juz awal jadi kitab ini jilid pertama. Bahan yang di gunakan dalam cover ini yaitu seperti kertas, tetapi berbahan kulit yang elastis dan tidak mudah sobek jika terkena air. Di setiap lembaran kertas ini tafsir ini bolak balik dan nomor halaman berada di atas pojok kiri halaman.
Kitab ini juga di dalamnya terdapat kata pengantar yang bertuliskan arab latin dan berhuruf gundul. Masuk dalam kata pengamtar sudah memasuki halaman 2 sampai dengan halaman 5 tapi setengah dan sehabis kata pengantar langsung masuk dalam bab-bab, yang di mana setiapa bab itu berbeda dengan bab yang lainnya. Dengan kata lain bab satu dengan bab yang lain itu berbeda. Kitab ini terdapat 734 halaman dan disertai daftar isi dari kitab shahih muslim ini. Sehabis daftar isi ini terdapat bahan perhatian dimana menjelaskan atau membuat bagan yang mengambarkan dan di jelaskan bahwa dari kitab asli yang sebelah kanan terdapat nomor halaman dan nomor bab-bab yang di kaji dari kitab asli dan kitab penerjemahannya.
Di dalam kitab ini bahan kertas yang di gunakan yaitu berbahan kertas warna kuning atau kertas buram yang sudah lama dan sudah mengalami pelapukan. Kertas yang di mana di saat membuka kitab ini terasa bau yang berbeda dengan kertas yang masih baru. Kitab ini dari semuanya sampai di akhir berhuruf arab latin gundul semuanya. Jika semisal bab tentang solat,di dalamnya terdapat penjelasan tentang misal keutaman salat wajib dan salat jama’ah nah di distu di jelaskan dengan baik dan benar dan di samping kitab ini terdapat seperti catatan kecil yang menjelaskan maksud tertentu yang ada di kitab ini. Kitab ini di setiap babnya terdapat tanda seperti tanda kurung yang menandakan bahwa bab yang di kaji selanjutnya bab baru atau tema yang sudah berbeda lagi dari sebelumnya.
Kitab tafsir ini cover belakang kosong tanpa ada tulisan maupun gambar apapun dan hanya polos. Tapi di samping buku ini terdapat tulisan dan gambar dimana setiap tulisanitu di pisah atau lebih spesifiknya di kotak-kotak, yang kotak awal bergambar motif persegi kotak kecil dan gambar bunga yang meruncing ke bawah. Kotak yang kedua bertuliskan arab berbentuk kaligafri yang jika di baca Shahih Muslim dan yang ketiga bertuliskan jus awal dan di bawahnya lagi bergambar motif bunga sama seperi yang ada di kotak pertama. Kondisi kitab ini selain yang ada di atas yaitu berukuran sekitar kitab Al-qur’an yang sedng ukurannya. Di dalam kiab ini ada huruf hijaiyah wawu, kha, ra’syin dan na panjang 2 harakat, dimana huruf iu besar.
Ada juga nama Rasul SAW itu di tuliskan kaligfari yang ecil tetapi bagus. Akan tetapi kitab yang saya kaji ini di susun lalu di satukan menjadi satu dengan menggunalan lem jadi jika lem yang di pake ini tidak bagus kualitasnya akan mudah sekali sobek dan mudah sekali lepas satu persatu. Jadi butuh kualitas yang baik agar tida mudah rusak. Kitab tafsir dari Imam Muslim yang saya kaji ini saya akan membahas tentang bab yang mengenai Puasa 1 hari maupun 2 hari di saat puasa Ramadhan akan datang itu tidak di perbolehkan. Dengan gambar yang saya kaji hadis mengenai bab itu seperti ini yaitu :
Gambar di atas tersebut merupakan kitab asli dari tafsir ini terutama saya mengambli tentang bab jangan berpuasa 1 hari maupun 2 hari menjelang puasa Ramadhan. Dalam islam sudah di jelaskan bahwa berpuasa sebelum puasa ramadhan itu tidak baik, di sisi lain juga di sudah banyak hadis yang menjelaskan tentang itu. Terutama hadis dari Ibnu hajar yag diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Dengan penjelasan yaitu berpuasa dalam menjelang hari puasa Ramadan itu seseorang hanya ingin berwaspada dan mengukur diri untuk menjalankan puasa sunnah.
Dari hal itu mungkin seorang muslim juga ada yang berpuasa untuk membayar hutang dari puasa sebelumnya, dan tak mau menanggung bebab puasa yang lebih banyak lagi. Sesuai dengan orang tersebut libur sedang haid,nifas maupun sedang sakit badan dan lain sebagainya yang membuat dirinya tidak mampu untuk menjalankan puasa Ramadhan. Larangan bepuasa sebelum puasa Ramadhan telah tiba itu sudah yakin memang benar di larang bahkan sudah ada dalil yang menjelaskan akan tentang bab tersebut.
Dengan demikian jika terdapat sesorang yang setiap hari berpuasa ataupun puasa sehari dan besoknya tidak berpuasa, berpuasa sunnah seperti puasa senin dan kamis iu boleh menyebutkan tak mengapa di lakukan, karena sudah menjadi hal yang biasa dan tak mejadi hambatan bagi seseorangyang menjalankannya. Ada juga apabila seseorang itu ingin membayar puasa nadzar atau puasa janji yang telah di ucapkan dan di niati, atau puasa di tahunlalu yang kaya hutang puasa dalam hadis masih membolehkannya.
Jadi kita sebagai umat muslim alangkah indahnya kita mengetahui dan faham mana yang amalan wajib dan mana yang amlan sunnah. Jadi kita tidak salah dalam mengambil langkah untuk menjalankan ibadah yang sesuai dengan syariat agama islam yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Jadi maksud dari isi kandungan dari hadis di atas bermanfaat supaya kita bisa faham dan tak salah dalam menjalankan ibadah puasa.
Arti dari hadis di atas sendiri yaitu : “ Telah di riwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersapda, jika berpuasa dalam satu hari maupun dua hari menjelang puasa Ramadhan itu di anjurkan tidak di lakukan, dengan kecuali untuk orang-orang yang terbiasa menjalankannya dan sudah menjadi suatu kebiasaan bagi dirinya sendiri maka berpuasa dalam satu hari maupun dua hari tak menjadi masalah jadi dengan artian boleh untuk di lakukan Hadis 1914.”
Penulis dari kitab tafsir ini sendiri yaitu shahih muslim atau dengan di kenal dengan Imam Muslim. Imam Muslim sendiri di lahirkan di kota Naisabur sekitar tahun 206 H. Imam Muslim sendiri nama yang yang sangat terkenla di mana iamam muslim di kenal dengan tokoh penulis kitab ilu hadis dan shahih, serta beliau sangat terkenal dari dahulu dan namnya tetap di kenang dan di hormai oleh umat muslim yang ada di dunia hingga sampai sekarang. Imam muslim sendii juga telah melakukan berbagai kunjungan ke negara lain untuk memperdalam tentang hadis seperti di negeri irak,syam, mesir dst. Beliau belajar dan mencari ilmu tersebut di lakukan semenjak umur 12 tahun. Di sampng itu Imam muslim berguru pada ulama hadis yang beliau kinjungi di setiap negerinya.
Imam Muslim juga belajar tentang hadis di salah satu ibu kota di baghad dengan seorang ulama hadis yang bernama Imam Bukhari terjad sekitar tahun 259 H. Imamuslim sebelum berguru dengan Imam Bukhari beliau sempat elajar pada ulam hadis juag bernama as-Zuhali. Tetapi imam muslim tidak memasukkan hadis-hadis yang di terima oleh keduanya akan tetapi beliau menganggap bahwa merekalah pernah menjadi guru dari hadis yang yang telah di ajarkan kepadanya. Imam Muslim sangat memliki banyak guru atau ulama hadis, Kitab yang paling terkenal yaitu yang saya kaji Sahih Muslim. Imam Muslim meninggal sekitar setengah abad lebih 5 tahun yaitu sekitar 55 ahun, di makamkan di daerah Nisabur. Bila cinta akan sesuatu yang ia cintakan maka tak kenal lelah rasa cinta itu pada suatu impian tersebut, seprti layaknya cintanya seorang Imam Muslim terhadap hadis.Imam muslim setelah wafat tetapi ilmu yang di miliknya tetap di teruskan oleh murid-muridnya imam muslim. Beliau juga mempunyao sifa yang baik dan toleransi terhadap sesam muslim maupun dengan yang lainnya.
Kesan yang saya utarakan mengenai kitab tafsir terebut dari sahih muslim yaitu, ketika saya membuka kitab ini petama kali. dari awal saya mencarinya sangat mengalami kesulitan yang tak terbayngkan oleh diri saya. sebelumnya masuk di dalam perpustakan pusat dan mencari mana kitab yang tafsir dan bagaimna cara membacanya apalagi tak tahu apa terjemhan dari semua isi dalam kitab ini. Mencarinya itu pertama kali saya baca judul di cover depan kitab ini. Sesudah sya buka dan saya baca, liat saya langsung mencari di mana yang di muat kata pengantar dan dimana sih daftar isi dari kitab ini. Tak saya sangka saya membuka langsung masuk dalam kata pengantar,dengan di buka dengan bacaan basmallah di tulis dengan huruf arab kaligrafi yang bagus. Sangat di sayangkan setelah membaca smapai masuk dalam kata pengantar ternyata huruf tafsirannya itu berhuruf ara gundul dan sangat rumit saya baca.
Saya mencari daftar isi itu tidak tahu di mana tempatnya, ternyata daftar isi yang saya cari dari tadi berada di belakang sesudah isi dari semua bab-bab yang termuat. Ternyata di dalam daftar isi tersebuat di susun berdasarkan bab-bab dan beserta hadis yang bersangkutan. Membuka kitab ini ternyata tebal dan bau dari kitab ini menurut diri saya enak seperti bau minyak wangi meskipun sudah lapuk dan lama usianya. Dari semua yang saya utarakan tersebut baru tau bagaimana sih membaca kitab tafsir yang sangat membingungkan sekali ini, apabila seseorang yang dari awal sudah bisa membaca dan tau apa erjemahannya pasti seseorang tersebut sangatlah pandai dalam mempelajari kitab tafsir terutama tafsir dari Imam Muslim ini yaitu Shahih Muslim.
NIM : 175231138
KELAS : PERBANKAN SYARIAH (2 D)
MATA KULIAH : METODOLOGI STUDI ISLAM
KAJIAN ILMU TAFSIR ”SHAHIH MUSLIM” TENTANG BERPUASA 1 HARI ATAU 2 HARI SEBELUM PUASA RAMADHAN TIDAK DI PERBOLEHKAN.
Di dalam buku tafsir ini sang penulis menyampaikan, bahwa tafsir tersebut di terbitkan untuk memberi pengetahuan dan memberikan manfaat bagi para pembaca dalam kegiatan sehari-hari. Terutama dalam hal yang berkaitan dengan hal fiqih. Di dalam bab ini menjelaskan kepada para pembaca untuk selalu mengerti dan memhamai serta mengamalkan ajaran fiqih ini dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu Tafsir dari Imam muslim ini yang merupakan salah satu bukti bahwa imam muslim merupakan tokoh islam yang berhasil menghimpun hadist-hadist Rasulullah SAW. Seorang pembaca dapat di harapkan untuk memberikan dampak positif kepada mahasiswa atau pembaca, santri maupun santriwati. Seabagi juga orang muslim harus mengetahui dan mengenali apa yang rasulullah lakukan, yang membawa jalan yang baik bagi umat islam yang ada di dunia maupun di akhira nanti. Sesuai dengan aturan dan ketenuan dari sang Maha pencipta yaitu Allah SWT.
Tafsir ini memberikan pengantar pembelajaran dalam mempelajari tafsir-tafsir sesudahnya. Tafsir dari imam muslim ini terdiri dari beberapa jilid yang saya kaji ini salah satunya jilid pertama. Kitab tafsir ini dari sang penulis menuliskan dengan tulisan huruf arab dan di sejajarkan para ulama atas shahihnya dan hadis-hadis yang di riwiyatkan oleh salah satunya imam muslim ini. Kitab tafsir ini menjelaskan sesuai dengan bab-bab dan sub/pokok pembahasanya. Banyak sekali mulanya seseorang meragukan akan hadis hadis ini padahal hadis ini berasal dari Rasulullah SAW. Jika semua mengingkari akan keberadaan hadis-hadis ini padahal sebenarnya hadis ini benar nyata dari Rasulullah SAW jika masih diragukan padahal ilmu fiqih itu juga dari rasul lalu bagaimana seseorang bisa mengerjakan taharah dan dapat mengerjakan salat, zakat,berbakti pada orang tua, silahturahmi, ilmu kepada sesama muslim dan lain sebagianya, jadi semua itu kembali pada Al-Qur’an dan As-sunnah.Sebenarnya fungsi dari Al-Qur’an sendiri yaitu sebagai pedoman dan petunjuk bagi semua umat manusia di dunia ini anpa terkecuali.
Sang penulis menjelaskan di sisi lain yaitu untuk selalu memahami apa penjelasan dari bab-bab yang ada di kitab tafsir ini. Di sertai hadis hadis yang ada di dalamnya. Di dalam kita asli ini di gambarkan dengan betapa banyaknya bab-bab yang ada di dalam kiab ini khususnya di jilid pertama yang di tulis oleh imam muslim. Sang penulis menuliskan tentang fiqih yng di susun berdasarkan atas hadis. Di dalam mempelajari kitab ini di harapkan semoga memberikan manfaat untuk semua pembaca khususnya para muslim dalam menjalani kegiatan seharian kegiatan ibadah untuk selalu bertasawuf pada sang khalik( pencipta) sesuai denga ajaran agama islam yang baik dan benar.
Kitab tafsir yang di tulis oleh imam muslim mempunyai ciri khusus atau karakteristik yang berbeda dengan kitab-kitab tafsir yang lainya, seperti kitab ini bercover warna hijau tua terdapat motif di depan cover ini seperti motif bunga dan terdapat tulisan kaligrafi yang sangat indah dan bagus dengan di baca shahih muslim. dan di bawahnya terdapat tulisan yang jika di baca berbunyi juz awal jadi kitab ini jilid pertama. Bahan yang di gunakan dalam cover ini yaitu seperti kertas, tetapi berbahan kulit yang elastis dan tidak mudah sobek jika terkena air. Di setiap lembaran kertas ini tafsir ini bolak balik dan nomor halaman berada di atas pojok kiri halaman.
Kitab ini juga di dalamnya terdapat kata pengantar yang bertuliskan arab latin dan berhuruf gundul. Masuk dalam kata pengamtar sudah memasuki halaman 2 sampai dengan halaman 5 tapi setengah dan sehabis kata pengantar langsung masuk dalam bab-bab, yang di mana setiapa bab itu berbeda dengan bab yang lainnya. Dengan kata lain bab satu dengan bab yang lain itu berbeda. Kitab ini terdapat 734 halaman dan disertai daftar isi dari kitab shahih muslim ini. Sehabis daftar isi ini terdapat bahan perhatian dimana menjelaskan atau membuat bagan yang mengambarkan dan di jelaskan bahwa dari kitab asli yang sebelah kanan terdapat nomor halaman dan nomor bab-bab yang di kaji dari kitab asli dan kitab penerjemahannya.
Di dalam kitab ini bahan kertas yang di gunakan yaitu berbahan kertas warna kuning atau kertas buram yang sudah lama dan sudah mengalami pelapukan. Kertas yang di mana di saat membuka kitab ini terasa bau yang berbeda dengan kertas yang masih baru. Kitab ini dari semuanya sampai di akhir berhuruf arab latin gundul semuanya. Jika semisal bab tentang solat,di dalamnya terdapat penjelasan tentang misal keutaman salat wajib dan salat jama’ah nah di distu di jelaskan dengan baik dan benar dan di samping kitab ini terdapat seperti catatan kecil yang menjelaskan maksud tertentu yang ada di kitab ini. Kitab ini di setiap babnya terdapat tanda seperti tanda kurung yang menandakan bahwa bab yang di kaji selanjutnya bab baru atau tema yang sudah berbeda lagi dari sebelumnya.
Kitab tafsir ini cover belakang kosong tanpa ada tulisan maupun gambar apapun dan hanya polos. Tapi di samping buku ini terdapat tulisan dan gambar dimana setiap tulisanitu di pisah atau lebih spesifiknya di kotak-kotak, yang kotak awal bergambar motif persegi kotak kecil dan gambar bunga yang meruncing ke bawah. Kotak yang kedua bertuliskan arab berbentuk kaligafri yang jika di baca Shahih Muslim dan yang ketiga bertuliskan jus awal dan di bawahnya lagi bergambar motif bunga sama seperi yang ada di kotak pertama. Kondisi kitab ini selain yang ada di atas yaitu berukuran sekitar kitab Al-qur’an yang sedng ukurannya. Di dalam kiab ini ada huruf hijaiyah wawu, kha, ra’syin dan na panjang 2 harakat, dimana huruf iu besar.
Ada juga nama Rasul SAW itu di tuliskan kaligfari yang ecil tetapi bagus. Akan tetapi kitab yang saya kaji ini di susun lalu di satukan menjadi satu dengan menggunalan lem jadi jika lem yang di pake ini tidak bagus kualitasnya akan mudah sekali sobek dan mudah sekali lepas satu persatu. Jadi butuh kualitas yang baik agar tida mudah rusak. Kitab tafsir dari Imam Muslim yang saya kaji ini saya akan membahas tentang bab yang mengenai Puasa 1 hari maupun 2 hari di saat puasa Ramadhan akan datang itu tidak di perbolehkan. Dengan gambar yang saya kaji hadis mengenai bab itu seperti ini yaitu :
Gambar di atas tersebut merupakan kitab asli dari tafsir ini terutama saya mengambli tentang bab jangan berpuasa 1 hari maupun 2 hari menjelang puasa Ramadhan. Dalam islam sudah di jelaskan bahwa berpuasa sebelum puasa ramadhan itu tidak baik, di sisi lain juga di sudah banyak hadis yang menjelaskan tentang itu. Terutama hadis dari Ibnu hajar yag diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Dengan penjelasan yaitu berpuasa dalam menjelang hari puasa Ramadan itu seseorang hanya ingin berwaspada dan mengukur diri untuk menjalankan puasa sunnah.
Dari hal itu mungkin seorang muslim juga ada yang berpuasa untuk membayar hutang dari puasa sebelumnya, dan tak mau menanggung bebab puasa yang lebih banyak lagi. Sesuai dengan orang tersebut libur sedang haid,nifas maupun sedang sakit badan dan lain sebagainya yang membuat dirinya tidak mampu untuk menjalankan puasa Ramadhan. Larangan bepuasa sebelum puasa Ramadhan telah tiba itu sudah yakin memang benar di larang bahkan sudah ada dalil yang menjelaskan akan tentang bab tersebut.
Dengan demikian jika terdapat sesorang yang setiap hari berpuasa ataupun puasa sehari dan besoknya tidak berpuasa, berpuasa sunnah seperti puasa senin dan kamis iu boleh menyebutkan tak mengapa di lakukan, karena sudah menjadi hal yang biasa dan tak mejadi hambatan bagi seseorangyang menjalankannya. Ada juga apabila seseorang itu ingin membayar puasa nadzar atau puasa janji yang telah di ucapkan dan di niati, atau puasa di tahunlalu yang kaya hutang puasa dalam hadis masih membolehkannya.
Jadi kita sebagai umat muslim alangkah indahnya kita mengetahui dan faham mana yang amalan wajib dan mana yang amlan sunnah. Jadi kita tidak salah dalam mengambil langkah untuk menjalankan ibadah yang sesuai dengan syariat agama islam yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Jadi maksud dari isi kandungan dari hadis di atas bermanfaat supaya kita bisa faham dan tak salah dalam menjalankan ibadah puasa.
Arti dari hadis di atas sendiri yaitu : “ Telah di riwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersapda, jika berpuasa dalam satu hari maupun dua hari menjelang puasa Ramadhan itu di anjurkan tidak di lakukan, dengan kecuali untuk orang-orang yang terbiasa menjalankannya dan sudah menjadi suatu kebiasaan bagi dirinya sendiri maka berpuasa dalam satu hari maupun dua hari tak menjadi masalah jadi dengan artian boleh untuk di lakukan Hadis 1914.”
Penulis dari kitab tafsir ini sendiri yaitu shahih muslim atau dengan di kenal dengan Imam Muslim. Imam Muslim sendiri di lahirkan di kota Naisabur sekitar tahun 206 H. Imam Muslim sendiri nama yang yang sangat terkenla di mana iamam muslim di kenal dengan tokoh penulis kitab ilu hadis dan shahih, serta beliau sangat terkenal dari dahulu dan namnya tetap di kenang dan di hormai oleh umat muslim yang ada di dunia hingga sampai sekarang. Imam muslim sendii juga telah melakukan berbagai kunjungan ke negara lain untuk memperdalam tentang hadis seperti di negeri irak,syam, mesir dst. Beliau belajar dan mencari ilmu tersebut di lakukan semenjak umur 12 tahun. Di sampng itu Imam muslim berguru pada ulama hadis yang beliau kinjungi di setiap negerinya.
Imam Muslim juga belajar tentang hadis di salah satu ibu kota di baghad dengan seorang ulama hadis yang bernama Imam Bukhari terjad sekitar tahun 259 H. Imamuslim sebelum berguru dengan Imam Bukhari beliau sempat elajar pada ulam hadis juag bernama as-Zuhali. Tetapi imam muslim tidak memasukkan hadis-hadis yang di terima oleh keduanya akan tetapi beliau menganggap bahwa merekalah pernah menjadi guru dari hadis yang yang telah di ajarkan kepadanya. Imam Muslim sangat memliki banyak guru atau ulama hadis, Kitab yang paling terkenal yaitu yang saya kaji Sahih Muslim. Imam Muslim meninggal sekitar setengah abad lebih 5 tahun yaitu sekitar 55 ahun, di makamkan di daerah Nisabur. Bila cinta akan sesuatu yang ia cintakan maka tak kenal lelah rasa cinta itu pada suatu impian tersebut, seprti layaknya cintanya seorang Imam Muslim terhadap hadis.Imam muslim setelah wafat tetapi ilmu yang di miliknya tetap di teruskan oleh murid-muridnya imam muslim. Beliau juga mempunyao sifa yang baik dan toleransi terhadap sesam muslim maupun dengan yang lainnya.
Kesan yang saya utarakan mengenai kitab tafsir terebut dari sahih muslim yaitu, ketika saya membuka kitab ini petama kali. dari awal saya mencarinya sangat mengalami kesulitan yang tak terbayngkan oleh diri saya. sebelumnya masuk di dalam perpustakan pusat dan mencari mana kitab yang tafsir dan bagaimna cara membacanya apalagi tak tahu apa terjemhan dari semua isi dalam kitab ini. Mencarinya itu pertama kali saya baca judul di cover depan kitab ini. Sesudah sya buka dan saya baca, liat saya langsung mencari di mana yang di muat kata pengantar dan dimana sih daftar isi dari kitab ini. Tak saya sangka saya membuka langsung masuk dalam kata pengantar,dengan di buka dengan bacaan basmallah di tulis dengan huruf arab kaligrafi yang bagus. Sangat di sayangkan setelah membaca smapai masuk dalam kata pengantar ternyata huruf tafsirannya itu berhuruf ara gundul dan sangat rumit saya baca.
Saya mencari daftar isi itu tidak tahu di mana tempatnya, ternyata daftar isi yang saya cari dari tadi berada di belakang sesudah isi dari semua bab-bab yang termuat. Ternyata di dalam daftar isi tersebuat di susun berdasarkan bab-bab dan beserta hadis yang bersangkutan. Membuka kitab ini ternyata tebal dan bau dari kitab ini menurut diri saya enak seperti bau minyak wangi meskipun sudah lapuk dan lama usianya. Dari semua yang saya utarakan tersebut baru tau bagaimana sih membaca kitab tafsir yang sangat membingungkan sekali ini, apabila seseorang yang dari awal sudah bisa membaca dan tau apa erjemahannya pasti seseorang tersebut sangatlah pandai dalam mempelajari kitab tafsir terutama tafsir dari Imam Muslim ini yaitu Shahih Muslim.


Komentar
Posting Komentar